Beranda > desa > Kampung Halaman

Kampung Halaman

Purworejo Journal – Aku terlahir dan besar disebuah kota kecamatan yang bernama Purwodadi. Walaupun sempat beberapa tahun merantau, akhirnya tetap saja aku pulang ke kampung halamanku. Disini aku merasa lebih nyaman, tentram dan damai. Yach… alam desa sudah menyatu dalam setiap tarikan nafasku, berbaur bersama nadi darahku…

Desaku tercinta tergolong desa yang lumayan maju. Beberapa fasilitaspun sudah tersedia sehingga semuanya menjadi terkesan mudah (walau sebenarnya hidup tak pernah mudah :D). Bagaimana tidak. 50 m didepan tempat tinggalku sudah terhampar jalan protokol kota kecamatan yang pemakai jalannya bisa dibilang lumayan padat, 50 m disamping sudah berjajar rel perlintasan kereta api ganda. Wow… lumayan bising memang. Namun karena sudah terbiasa, akupun merasa tak terganggu.

stasiun jenar

Gambar diatas merupakan jalan utama menuju stasiun Jenar. Tidak jauh, hanya sekitar 150 m dari jalan raya. Dan dengan adanya fasilitas kereta api PRAMEX, desa kecilkupun menjadi bertambah ramai. Yach… banyak pengguna jasa angkutan umum lebih memilih melakukan perjalanannya menggunakan kereta api PRAMEX. Disamping aman, angkutan ini juga relatif lebih tepat waktu dan murah dibandingkan jenis angkutan lain.

stasiun jenar 2

Dan gambar diatas adalah halaman stasiun. Luas dan bersih, sehingga membuat pemandangannya semakin terlihat nyaman.

kidul stasiun

Hamparan padi yang menguning dengan latar belakang stasiun (gambar diambil dari jalan raya Purwodadi km.1).

Bagaimana pendapat anda tentang kampung halamanku? Indah bukan? Bagaimana dengan gambaran kampung halaman anda?😀

Sumber gambar : Wayah Bagelen

cp

Kategori:desa Tag:, , ,
  1. jat
    31 Mei 2012 pukul 5:45 pm

    jadi pingin pulang kampung ke jenarlor……

  2. oorix
    24 April 2012 pukul 12:19 pm

    numpang tanya.. klo dari sta. jenar ke kota purworejo ada angkutan umum?

  3. 21 Mei 2011 pukul 1:45 am

    wah kampung siapa dulu????hehehehehehehhe aku juga betah jenar ku jenar yang memberiku aeti hidup dan jadi saksikepergianku meninggalkan wanita tercinta ku dulu

  4. ophie
    17 Maret 2011 pukul 8:46 am

    waaahhh…aku sering ke Jenar,,,soalnya kakek nenekku tinggal disana,,tapi sekarang mereka sudah almarhum dan almarhumah…disemayamkan di pemakaman “padon songo”..

    paling seneng klo udah nongkrong di stasiun jenar…adeeemmm….hihihi…
    sekarang mah stasiunnya udah bagus yah,,tapi tambah jauh euy dr jalan,,

    salam u/ semua keluarga ku di JENAR KIDUL..

    dr Ophie di Cirebon

  5. ripto wd
    2 Mei 2010 pukul 3:09 pm

    Ya, st Jenar inilah yang sering menghantarkan aku ke Jakarta dulunya pagi sore sangat ramai dgn adanya KA EXPRES SIANG atau bel disebut KA tirtonadi dan KA madiun bandung apa ya namanya,,, saya lupa, tapi sayang kedua kereta itu kini di apus. Oya satu lagi KA Purbaya yng ganti nama jadi KA Logawa.Dari kampung ini pula saya dilahirkan tapi agak ngulon dikit.

  6. 16 Februari 2010 pukul 8:45 am

    wah bersih ya…
    kampung halamanku ada dua. yang satu di sumatra, yang satu di jogja. tapi secara psikologis aku lebih merasa dekat dengan yang di sumatra.
    persentuhanku dengan jogja tidak seintens dengan kampung halamanku satu lagi. karna akku memang tinggal di sumatra.

    terakhir aku ke jogja adalah 6 tahun lalu. sebelumnya lagi adalah waktu aku tk. dan memori yang terekam di benakku persis sama seperti foto2 sawah hijau kuning yang anda pampang.

    indah dan menenangkan.

  7. 25 Oktober 2009 pukul 5:03 am

    singkat kata, kapankah dan bilamanakah stasiun2 didaerah daerah lain mengikuti jejak atau pilot proyek akan langkah stasiun jenar yang pandai menjaga kebersihan

  8. add
    10 Oktober 2009 pukul 10:06 am

    wong ndesoooooooo ……

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: