Beranda > berita > Cerita Mahasiswa Unpad Terjebak Gempa Sumbar

Cerita Mahasiswa Unpad Terjebak Gempa Sumbar

VIVAnews – Gempa berkekuatan 7,6 SR yang menggoncang Sumatera Barat, mengakibatkan 30 Mahasiswa Universitas Padjajaran (Unpad) yang tergabung dalam unit kegiatan mahasiswa “Unit Pencinta Budaya Minang” (UPBM) terjebak di dalam Kota Padang.

Vinda Karuna Mudita, seorang mahasiswa Unpad yang menjadi korban saat berbagi cerita kepada VIVAnews mengatakan, saat itu ke 30 mahasiswa itu sedang mengikuti acara seminar budaya, yang bertempat di Taman Budaya Padang, dan gempa terjadi 15 menit setelah acara seminar selesai.

“Saat itu, ke-30 mahasiswa ini masih berkumpul di Taman Budaya untuk persiapan evaluasi acara. Pukul 17.17 WIB, gempa terjadi. Pada awalnya gempa tidak terasa terlalu kencang, akan tetapi lama kelaman getaran yang dirasakan bertambah kencang dan kencang,” kata Vinda Karunia Mudita.

Getaran ini menyebabkan motor-motor yang di parkir disana jatuh dan hampir mengenai salah satu mahasiswa ini dan juga meruntuhkan salah satu gedung (teater terbuka taman budaya) yang ada di Taman Budaya.

Setelah keaadaan aman, para mahasiswa ini menyelamatkan diri dengan menggunakan motor dan juga berlarian ke daerah yang jauh dari pantai (karena adanya ketakutan akan terjadi tsunami).

Saat menyelamatkan diri ini ke 30 Mahasiswa tersebut terpisah. Dan tidak dapat kabar berita lagi, karena jaringan komunikasi pada saat itu terputus.

Berita keberadaan mahasiswa ini baru diketahui keesokan harinya. Dari kabar yang didapat,  beberapa mahasiswa tersebut selamat dan sempat berkumpul di Mesjid Nurul Iman (mesjid agung  di Padang).

Namun dari paparan Putri Soonia Z (20)mahasiswa psikologi unpad 2007, ada beberapa mahasiswa yang mengalami cidera ringan saat menyelamatkan diri, mereka Mela Permata s (19) mahasiswa Fikom unpad yang terkena pecahan beling di bagian kaki, dan Suci Marta (19) mahasiswa Fikom Unpad yang terserempet mobil, namun tidak ada yang perlu dikuatirkan.

Dari paparan teman-teman yang berhasil di hubungi dan teman-teman yang telah balik dan selamat dari gempa, keadaan aman namun ada beberapa yang masih belum dapat di hubungi sampai saat sekarang ini, Mahasiswa Unpad yang tergabung dalan UPBM, melakukan  penggalangan dana untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah di padang.

Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam 7 hari, dan dimulai dari  2 oktober 2009. Dari hasil penggalangan dana yang dilakukan kemaren (jumat, 2/10) telah di dapat RP. 3.681.700, 00.

Selain itu, Alumni Unit Pencinta Budaya Minang (UPBM) Unpad yang diketuai oleh Drg, Ansar arifin, pagi 3 Oktober 2009 akan bertolak ke padang untuk memberikan bantuan berupa selimut, air mineral dan bahan makanan.

Alumni yang berangkat hari sabtu pagi ini akan berkorelasi dengan rekan-rekan mahasiswa unpad yang berhasil dihubungi di padang untuk mendata tempat-tempat mana yang membutuhkan bantuan di kota Padang. Bantuan ini juga bekerja sama dengan PT. Semen Padang.

amril.78@vivanews.com

Sumber : id.news.yahoo.com

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: